Jakarta, Bimas Islam --- Sesditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengatakan, kehadiran Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa Majelis Ulama Indonesia (PDPAB MUI) membawa misi strategis untuk kemaslahatan bangsa.
“Sebagai salah satu lembaga dalam MUI, PDPAB membawa misi antara lain untuk menghadirkan penguatan moralitas di tengah kehidupan umat dengan bahasa dan pendekatan dakwah,” katanya saat ditemui usai menghadiri rapat PDPAB MUI di Jalan Proklamasi No. 51, Jakarta Pusat, Selasa (11/01).
Fuad yang juga menjabat sebagai anggota PDPAB MUI menyatakan, sesuai namanya, lembaga yang berada di bawah MUI fokus dengan langkah konkret dalam pembentukan akhlak, perbaikan karakter, dan moral bangsa melalui pendekatan dakwah.
“Program PDPAB sangat relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia yang memerlukan penguatan nilai budi pekerti,” ujarnya.
Fuad menjelaskan, pembangunan masyarakat dari sisi fisik sudah banyak lembaga yang menanganinya, namun pembangunan dari sisi nilai kehidupan dibutuhkan peran aktif dari komponen agamawan, khususnya di MUI.
“Di sinilah peran PDPAB dengan misinya memperbaiki akhlak dengan target pertama kalangan millenial dan usia produktif. Program webinar, publikasi dan training telah dirancang tahun ini. Program PDPAB membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak terkait,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



