Jakarta, Bimas Islam ---
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi menyampaikan, umat Islam Indonesia perlu meneladani para ulama dan pendiri bangsa dalam menjadikan Idulfitri sebagai momentum menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Para ulama dan pendiri bangsa ini telah mengajarkan kepada kita untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum ikatan persaudaraan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya saat Gema Takbir Akbar Nasional di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (1/5/2022).
“Semoga kita mampu meneladaninya dengan memetik banyak hikmah dan selama kita melaksanakan ibadah Ramadan yang telah kita lalui bersama,” lanjutnya.
Pada malam yang penuh kebahagiaan itu, Zainut mengajak umat Islam di seluruh tanah air untuk menundukkan hati dan pikiran seraya mengagungkan asma Allah Swt dengan bertakbir bersama atas segala nikmat yang telah Dia anugerahkan. Hal ini sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan dan ikhtiar bersama dalam menghadapi wabah Covid-19.
Di samping itu, rasa syukur juga dipanjatkan atas anugerah perayaan Idulfitri tahun ini bisa kembali berkumpul bersama sanak famili dan handai tolan. “Atas kemurahan Allah Swt, perayaan Idulfitri tahun ini kita dapat berkumpul, bersilaturahmi dengan keluarga, sanak, saudara, karib, handai toan. Dan kita berdoa seluruh rangkaian Idulfitri tahun ini berjalan dengan aman dan sehat,” ujarnya.
Zainut juga menyampaikan harapannya, semoga umat Islam Indonesia termasuk orang-orang yang lulus pada Ramadan tahun ini dengan predikat hambat Allah yang lebih baik dan lebih bertakwa lagi.
Karenanya, dari Masjid Istiqlal, ia mengajak seluruh umat Islam di tanah air untuk menggemakan takbir, tahlil, dan tahmid. “Semoga gema takbir, tahlil, dan tahmid yang kita kumandangkan dapat memperkuat ketakwaan, solidaritas, dan rasa cinta kita kepada umat dan bangsa yang kita cintai ini,” harap peraih gelar doktor dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.
Ia juga mengajak seluruh umat Islam Indonesia agar memohon ampunan kepada Allah Swt atas segala kesalahan dan kekhilafan kita bersama.
Harapan lain yang ia panjatkan adalah semoga senantiasa memperoleh bimbingan dalam menjalankan tugas sebagai manusia yang terus bertakwa. “Semoga kita senantiasa diberikan bimbingan dan petunjuk dalam melaksanakan tugas ke depan sebagai insan bertakwa,” harapnya.
Oleh karena itu, ia mengajak serta seluruh umat Islam Indonesia untuk merayakan Idulfitri dengan penuh kekhusyukan dan tanggung jawab. “Marilah kita rayakan hari kemenangan ini penuh khidmat, penuh khusyuk dan tanggung jawab dengan tetap memperhatikan prokes,” ajaknya.
Sebab, Hari raya Idulfitri merupakan momentum merajut tali silaturahmi, memperkuat jalinan sosial, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sesama anak bangsa), dan ukhuwah insaniyah (persaudaraan sesama manusia).
Mewakili Menteri Agama, Zainut menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri. “Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1443 H/2022 M kepada seluruh umat Islam di tanah air,” katanya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



