Denpasar, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam (Penais), Syamsul Bahri menyampaikan sambutan secara virtual pada Halalbihalal Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bali di Denpasar, Senin (24/5/21). Dalam kesempatan tersebut, Syamsul memberikan apresiasi.
"Kami mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan halalbihalal yang diinisiasi oleh Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali ini. Kegiatan ini menunjukkan kualitas kekeluargaan dalam birokrasi tanpa sekat antara pejabat dengan karyawan," ungkap Syamsul secara virtual, Senin (24/5/21).
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Bali, Komang Sri Marheni memberikan apresiasi terhadap tema halalbihalal yang selaras dengan program Kemenag Pusat terkait pengarusutamaan moderasi beragama.
"Halalbihalal ini sangat istimewa. Temanya selaras dengan program Kemenag tentang penguatan pemahaman moderasi beragama. Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag harus memiliki pemahaman yang baik tentang moderasi beragama dan mampu menyampaikan isi moderasi beragama kepada masyarakat," terang Sri.
Hadir sebagai narasumber dalam Halalbihalal tersebut, Kiyai Haji Afifuddin Muhajir. Afifuddin menjelaskan secara lengkap tentang moderasi beragama dan manfaatnya bagi keutuhan bangsa.
"Islam memiliki ciri wasathiyah (moderasi) dan tasamuh (toleransi). Moderasi merupakan pengamalan dari perintah Allah agar kita menjadi hamba yang wasathon (moderat)," ungkap Kiyai Afifuddin.
Acara yang digelar secara luring dilangsungkan dengan menerapkan protokol kesehatan. Secara daring, acara diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari pejabat dan staf Kanwil Kemenag Bali, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Bali, Kantor Urusan Agama (KUA) se-Bali, Penghulu dan Penyuluh PNS dan non-PNS.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



