Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, M. Fuad Nasar mengatakan, peringatan Hari Buku Nasional adalah momentum membangun peradaban masa depan bangsa Indonesia.
“Hari buku diharapkan menjadi inspirasi untuk membangun peradaban masa depan bangsa berdasarkan kajian-kajian keilmuan yang berkualitas,” katanya kepada bimasislam, Selasa (17/05).
Fuad menjelaskan, para pemimpin dan pejuang bangsa adalah orang yang akrab dengan literasi, buku, menulis, dan membaca. Fuad mengatakan, menulis dan membaca adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas sebagian besar pemimpin dan pejuang di masa lampau.
“Kalau mendalami filsafat dasar, negara Pancasia dan konstruksi Undang-Undang Dasar 1945 tidak akan lahir kalau para founding father kita orang-orang yang miskin literasi dan kosa kata,” ujarnya.
Selain itu, Fuad menegaskan, Bangsa Indonesia lahir dari gagasan para tokoh dan pejuang yang melihat permasalahan bangsa dan negara dengan penguasaan literasi yang tinggi.
“Tidak akan bangsa akan maju jika tidak memiliki peradaban kecuali menghargai ilmu pengetahuan dan menumbuhkan budaya intelektualitas,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



