Tangerang, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Moh. Agus Salim mengatakan, menjaga dan melestarikan lingkungan hidup merupakan ibadah dan bernilai pahala, karena merupakan anjuran dan ajaran agama.
"Islam memberi pedoman terhadap semua sisi kehidupan, termasuk lingkungan. Bahkan agama mana pun mengajarkan bagaimana bersikap untuk lingkungan hingga menjaga atau melestarikannya, dan tidak merusaknya," tutur Agus melalui keterangan tertulis saat dihubungi bimasislam, di Tangerang, Sabtu (5/6).
Menurut Agus, menjaga dan melestarikan lingkungan hidup bahkan merupakan kewajiban dan tanggung jawab manusia sebagai Khalifah di muka bumi.
"Hari ini tanggal 5 Juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia, mengingatkan kita agar sebagai manusia atau sebagai Khalifah di muka bumi yang harus menjaga lingkungan hidup, bahkan peringatan ini sudah sejak tahun 1972," papar Agus.
Agus menjelaskan, Kementerian Agama melalui Direktorat Urais Binsyar akan terus mengkampanyekan gerakan jaga lingkungan dari masjid melalui pendekatan keagamaan.
"Kedepannya kami juga akan membuat buku dan modul panduan terkait kemasjidan, misalnya terkait pemberdayaan takmir masjid, dan kami ingin agar masjid selain ramah anak, ramah disabilitas, juga ramah terhadap lingkungan," papar Agus.
Sebagainya informasi sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia berawal ketika PBB menggelar konferensi pertama tentang lingkungan hidup yang kemudian menghasilkan Deklarasi Stockholm pada tanggal 5 Juni 1972.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



