Surabaya, Bimas Islam --- Kementerian Agama menggelar Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) Provinsi Jawa Timur (Jatim) di Hotel Mercure, Surabaya, Senin-Rabu, (14-16/3/22). Dalam pembukaan kegiatan ini, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri mengajak penyiar menjadi agen moderasi beragama.
"Misi besar kegiatan ini menjadikan teman-teman penyiar sebagai wasit yang adil, pendamai, dan menyejukkan dari setiap kelompok yang ada di tengah komunitas masyarakat. Bagaimana penyiar menjadi sosok pertengahan yang mengembangkan moderasi beragama dalam keseharian," ungkap Syamsul di Hotel Mercure, Surabaya, Senin (14/3/22).
Dalam menjalankan tugas sebagai penyiar, Syamsul mengingatkan agar senantiasa meniatkan untuk ibadah. Syamsul secara khusus berpesan agar penyiar menjaga betul konten siaran agar bermanfaat bagi pendengar.
"Jangan sekali-kali menyampaikan pesan tanpa nilai ibadah sehingga apa yang dilakukan tidak mendapatkan apa-apa," pesan Syamsul.
Konten kebaikan yang disampaikan penyiar, tambah Syamsul, akan dirindukan masyarakat. Katanya, kebaikan merupakan fitrah setiap manusia tanpa memandang agama dan asal daerah.
"Konten kebaikan akan disukai pendengar atau pembaca. Pesan kebaikan yang disampaikan akan terasa sejuk dan nyaman di pikiran dan hati sehingga mereka merasa kehilangan jika tidak mendengarkan siaran kebaikan yang teman-teman sampaikan," tambah Syamsul dalam kegiatan yang dihadiri Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim, Husnul Maram ini.
"Konten kebaikan yang disampaikan penyiar agama Islam secara otomatis juga akan membuat masyarakat Indonesia dari berbagai agama melihat Islam sebagai agama yang damai, indah, dan solutif," pungkas Syamsul.
Sebagai informasi, PKPAI merupakan kegiatan Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam. Pada 2021, kegiatan ini dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta, Aceh, Jawa Tengah, dan Gorontalo. PKPAI Jatim merupakan yang pertama pada 2022. Setelahnya, pembinaan akan dilanjutkan di Jambi, Sumatera Selatan, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



