Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri hadir sebagai narasumber dalam Workshop Penggalian Potensi Seni dan Budaya Islam di Jakarta, Selasa (23/8/22). Syamsul berharap, workshop yang dihelat selama 3 hari ini menjadi cikal bakal lahirnya seniman islami.
"Kami yakin, ada di antara mahasiswa yang menjadi peserta kegiatan ini, kelak akan menjadi seniman yang memiliki ruh keislaman," ungkap Syamsul.
Syamsul menambahkan, seni merupakan bahasa universal yang diterima semua kalangan. Secara khusus, Syamsul mengajak mahasiswa perwakilan puluhan perguruan tinggi di Jabodetabek ini untuk menggunakan pendekatan seni dalam berbagai aktivitas di kampus.
"Jangan pandang seni dengan sebelah mata. Seni sangat luas. Seluruh aspek kehidupan tersentuh nilai-nilai seni. Kekuatan seni sebagai daya ubah perlu terus kita hidupkan dan kembangkan, termasuk di kampus," tambahnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam, Sayid Alwi Fahmi, Subkoordinator pada Seksi Budaya Keagamaan Islam, Nikmah, dan Subkoordinator pada Seksi Siaran Keagamaan Islam, Nur Kumala Dewi.
Tidak hanya wawasan seni dan penguatan moderasi beragama, para peserta juga dibekali sejumlah kemampuan teknis pengembangan seni dan budaya berupa teknik pembuatan video story telling dan materi lainnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



