Jakarta, Bimas Islam --- Kantor Urusan Agama (KUA) Menteng, Jakarta Pusat menyarankan warga agar tidak menyaksikan penyembelihan hewan kurban selama perayaan Iduladha 1442 Hijriah. Hal ini untuk menghindari kerumunan yang menjadi salah satu faktor penyebab penularan Covid-19.
"Yang kami larang itu kerumunannya, bukan semangat warga untuk berkurban. Kami juga sudah sampaikan agar pemotongan hewan diarahkan kepada Rumah Pemotongan Hewan (RPH)," terang Kepala KUA Menteng, Thowilan saat dijumpai di KUA Menteng, Jakarta, Rabu (20/7).
Thowilan mengatakan, pihaknya juga telah mengimbau agar pendistribusian daging kurban tidak perbolehkan lagi dengan sistem kupon. Melainkan panitia kurban yang langsung membagikan ke rumah-rumah warga.
"Sosialisasi sudah dengan pihak Kecamatan dan Kelurahan. Dan nanti pihak panitia yang mengantarkan dagingnya ke masyarakat. Jadi tidak ada lagi sistem kupon," tegasnya.
Thowilan menambahkan, pembagian daging kurban melalui sistem kupon berpotensi menimbulkan kerumunan karena biasanya warga akan menunggu di sekitar area masjid sebelum penukaran kupon mulai dibuka oleh panitia.
"Kami arahkan agar berkoordinasi dengan pihak RT/RW, data warga disitu berapa, panitia nanti yang mengantarkan. Itu lebih aman, dan masyarakat juga mendapatkan bagiannya," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



