Jakarta, Bimas Islam -- Salah satu permainan yang banyak digemari anak muda adalah Game PES eFootbal 2023. Di Play Store game ini sudah didownload sekitar 10 juta orang pengguna. Game ini bisa dimainkan melalui smartphone dan ketersediaan paket internet. Dalam PES eFootball terdapat pelbagai fitur permainan yang menarik diikuti, salah satunya adalah permainan bisa dimainkan secara langsung dengan teman atau orang lain. Lantas bagaimana hukum main PES eFootball 2023 dalam Islam?
Menurut ulama fikih, pada dasarnya, hukum asal permainan dalam Islam hukumnya adalah mubah atau boleh. Hukum “boleh” ini berlaku selama tidak ada dalil yang melarang dan dalam permainan tersebut tidak mengandung unsur yang diharamkan syariat, seperti perjudian, penipuan, dan kekerasan. Ini sesuai dengan kaidah fiqih yang berbunyi:
الْأَصْلُ فِي الْأَشْيَاءِ اْلإِبَاحَةُ إِلَّا مَا دَلَّ الدَّلِيْلُ عَلَي تَحْرِيْمِهِ
Hukum asal segala sesuatu adalah mubah atau boleh sampai ada dalil yang menunjukkan keharamannya.
Masuk dalam kategori game yang diperbolehkan dalam hal ini adalah bermain PES eFootball 2023. Kebolehan tersebut berlaku selama tidak melalaikan kewajiban ibadah, tidak meninggalkan kewajiban belajar di sekolah, ataupun tidak sampai membuat kinerja di tempat menurun disebabkan oleh permainan tersebut. Pada sisi lain, dalam permainan tersebut mengandung manfaat, seperti melatih komunikasi dan kerjasama tim yang baik.
Menurut Syekh Sulaiman bin Umar bin Manshur dalam kitab Hasyiatul Jamal ‘ala Al-Minhaj, juz 23, halaman 268 dijelaskan bahwa permainan yang mampu mengasah ketangkasan dan meningkatkan kemampuan pikiran, dalam Islam hal itu diperbolehkan. Simak penjelasan ini:
وفارق النرد الشطرنج حيث يكره إن خلا عن المال بأن معتمده الحساب الدقيق والفكر الصحيح ففيه تصحيح الفكر ونوع من التدبير ومعتمد النرد الحزر والتخمين المؤدي إلى غاية من السفاهة والحمق قال الرافعي ما حاصله ويقاس بهما ما في معناهما من أنواع اللهو وكل ما اعتمد الفكر والحساب كالمنقلة والسيجة وهي حفر أو خطوط ينقل منها وإليها حصى بالحساب لا يحرم ومحلها في المنقلة إن لم يكن حسابها تبعا لما يخرجه الطاب الآتي وإلا حرمت وكل ما معتمده التخمين يحرم
Perbedaan dadu dan catur, yang mana catur dihukumi makruh bila memang tidak menggunakan uang, adalah bahwa permainan catur berdasarkan perhitungan yang cermat dan olah pikir yang benar. Dalam permainan catur terdapat unsur penggunaan pikiran dan pengaturan strategi yang benar, sedangkan permainan dadu berdasarkan spekulasi yang menyebabkan kebodohan dan kedunguan yang maksimal. Imam Rafi’i berkata; Hukum dadu dan catur tersebut bisa dianalogikan pada semua bentuk permainan. Segala permainan yang berdasarkan hitung-hitungan dan pikiran seperti alminqolat dan assijah (jenis permainan di Arab), yakni permainan dengan membentuk garis dan lobang-lobang untuk mengisi bebatuan yang di lakukan dengan perhitungan tersendiri, hukumnya tidak haram. Sedangkan semua jenis permainan yang berdasarkan spekulasi, hukumnya haram.
Senada dengan penjelasan di atas dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Kuwaitiyah Al-Fiqihiyyah (35/268-269) dijelaskan bahwa bermain game dalam Islam diperbolehkan, asal tidak sampai melalaikan kewajiban ibadah, kewajiban kerja, dan kewajiban lain. Pun permainan itu menyebabkan jatuh pada perbuatan dosa yang diharamkan.
(أن لا يشغل عن صلاةٍ أو فرضٍ آخر أو عن مهمّاتٍ واجبةٍ فإن شغله عن هذه الأمور وأمثالها حرم).
Tidak menyebabkan seseorang lalai melaksanakan kewajiban atau tidak menyebabkan seseorang jatuh pada perbuatan haram
Sebagai kesimpulan hukum, bermain game PES eFootball 2023 dalam Islam boleh. Selama tidak membuat lalai dan menjatuhkan diri pada perbuatan yang diharamkan, misalnya berjudi ataupun berkata-kata kotor.
Wallohu a’lam.
(Tim Layanan Syariah)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



