Jakarta, Bimas Islam -- Salah satu upaya untuk merawat kulit wajah ialah peeling wajah. Peeling face merupakan metode perawatan kulit wajah. Peeling wajah, sebagaimana dikutip dari alodokter kerap dilakukan untuk mengatasi berbagai masalah pada kulit wajah, seperti bekas jerawat atau keriput. Prosedur ini dilakukan dengan mengoleskan bahan kimia ke permukaan wajah untuk menghilangkan lapisan kulit atas atau kulit mati.
Menurut pakar dokter dan pakar kecantikan, prosedur peeling face tidak boleh dilakukan sembarangan dan perlu disesuaikan dengan jenis dan kondisi kulit. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan peeling wajah. Agar proses peeling wajah berhasil dan membuat kondisi kulit memperbaiki warna dan tekstur kulit.
Lantas bagaimana hukum peeling wajah dalam Islam? Pada dasarnya dalam menghukumi treatment peeling wajah ini sama dengan menggunakan perhiasan pada umumnya. Peeling wajah dan perhiasan umumnya bertujuan untuk berhias atau mempercantik diri dengan menggunakan alat atau bahan tertentu.
Menurut ulama Syekh Wahbah Zuhaili dalam kitab Al-Usroh Al-Muslimah fi al-Alam al-Muashir, halaman 255 bahwa hukum feeling wajah atau berhias atau mempercantik diri pada hakikatnya diperbolehkan. Selagi tidak menimbulkan dampak negatif seperti timbulnya fitnah, munculnya bahaya dan niat yang tidak diperbolehkan dalam syariat.
ุงูุฒูููููุฉู ู
ูุง ููุชูุฒูููููู ุจููู, ูููููู ููููู ู
ูุง ููุถูููู ุนูููู ุงูุฅูููุณูุงูู ุญูุณูููุง ููุจูููุฌูุฉู, ุฃููู ูููู ุงูุณูู
ู ููููุนู ุนูููู ู
ูุญูุงุณููู ุงูุฎููููู ุงูููุชูู ุฎููููู ุงูููู ููุนูููู ู
ูุง ููุชูุฒูููููู ุจููู ู
ููู ููุถููู ุงููููุจูุงุณู ููุญูููููู ููุบูููุฑู ุฐูุงูููู ููููุฏู ุชููููููู ู
ูุดูุฑูููุนูุฉู ูููููู ุงูุฎูุงููููุฉู ู
ููู ุงูููุชูููุฉู ููุงูุฅูููุณูุงุฏู ุฃููู ุงูููููููุฉู ุงูููุงุณูุฏูุฉู ููููุฏู ุชููููููู ุบูููุฑู ู
ูุดูุฑูููุนูุฉู ูููููู ุงูุจูุงุนูุซูุฉู ุนูููู ุงูููุชูููุฉู ููุงููููุณูุงุฏู ุฃูู ุงูููููููุฉู ุงูุฎูุจูููุซูุฉู ุฃููู ููุดูููููุณูููุง ุดูููุกู ู
ููู ููุณูุงุฏู ุงูููููููุฉู
โPerhiasan adalah setiap sesuatu yang digunakan manusia untuk berhias, yakni setiap sesuatu yang ditambahkan pada manusia untuk tujuan mempercantik atau memperindah. Atau juga bisa disebut sesuatu yang memberikan dampak keelokan tubuh yang diciptakan Allah, atau sebagai sebutan dari aksesoris, perhiasan dll. Hukum berhias bisa jadi diperbolehkan jikalau aman dari fitnah, kerusakan dan niat yang buruk. Hukum berhias juga bisa jadi tidak diperbolehkan jikalau mengundang fitnah, kerusakan dan niat yang buruk.โ
Pada sisi lain, terdapat hadist yang shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bersumber dari Ibnu Masโud yang menjelaskan bahwa Allah menyukai keindahan. Hadis ini yang yang dijadikan dalil bahwa hukum asal memakai produk atau melakukan perawatan kecantikan adalah boleh.
ูุงู ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
: ุงู ุงููู ุฌู
ูู ูุญุจ ุงูุฌู
ุงู
โRasulullah SAW bersabda: sesungguhnya Allah adalah Dzat yang Maha Indah dan menyukai keindahan.โ (HR. Muslim, No.147 dari Ibnu Masโud).
(Tim Layanan Syariah)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam โ Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkaitโฆ



