Jakarta, Bimas Islam -- Perlu diketahui bahwasanya menjawab salam ini hukumnya sunnah, namun untuk menjawabnya adalah wajib. Hukum ini berlaku pada semua konteks, baik uluran salam melalui lisan atau tulisan.
Namun ketika salam ini diucapkan di grup WhtasApp, maka menjawabnya adalah wajib kifayah. Yakni wajib secara kolektif, maka jika tidak ada yang menjawabnya, semua penghuni grup WA mendapatkan dosa. Sedangkan jika sudah ada yang menjawabnya, maka kewajiban ini sudah gugur bagi yang lainnya. Imam Al-Nawawi Al-Majmuโ Syarh Al-muhadzzab mengatakan:
ููุฃูู
ููุง ุฌูููุงุจู ุงูุณููููุงู
ู ูููููู ููุฑูุถู ุจูุงููุฅูุฌูู
ูุงุนู ููุฅููู ููุงูู ุงูุณููููุงู
ู ุนูููู ููุงุญูุฏู ููุงููุฌูููุงุจู ููุฑูุถู ุนููููู ููู ุญูููููู ููุฅููู ููุงูู ุนูููู ุฌูู
ูุนู ูููููู ููุฑูุถู ููููุงููุฉู ููุฅูุฐูุง ุฃูุฌูุงุจู ููุงุญูุฏู ู
ูููููู
ู ุฃูุฌูุฒูุฃู ุนูููููู
ู ููุณูููุทู ุงููุญูุฑูุฌู ุนููู ุฌูู
ููุนูููู
ู ููุฅููู ุฃูุฌูุงุจููุง ูููููููู
ู ููุงูููุง ูููููููู
ู ู
ูุคูุฏููููู ููููููุฑูุถู ุณูููุงุกู ุฑูุฏูููุง ู
ูุนูุง ุฃููู ู
ูุชูุนูุงููุจูููู ูููููู ููู
ู ููุฌูุจููู ุฃูุญูุฏู ู
ูููููู
ู ุฃูุซูู
ููุง ูููููููู
ู ูููููู ุฑูุฏูู ุบูููุฑู ุงูููุฐูููู ุณููููู
ู ุนูููููููู
ู ููู
ู ููุณูููุทู ุงููููุฑูุถู ููุงููุญูุฑูุฌู ุนููู ุงููุจูุงููููู
โHukum menjawab salam adalah wajib, dan ini sudah menjadi konsensusnya para ulamaโ. Jika salam tersebut diulurkan kepada satu orang saja, maka wajib ain (wajib secara individual) baginya untuk menjawab salam tersebut.
Namun jika salam tersebut diucapkan kepada khalayak umum, maka hukum menjawabnya adalah wajib kifayah (wajib secara kolektif). Maka jika ada satu saja dari mereka menjawab salam tersbut, gugurlah kewajiban para khalayak dan tidak ada dosa bagi mereka.
Namun jika kesemuanya menjawabnya secara sendiri-sendiri, baik secara bersamaan atau berangsur-angsur, maka sungguh mereka telah memenuhi sebuah kewajiban. Lain halnya ketika tidak ada satupun dari khalayak tadi yang menjawab salam, maka mereka telah berdosa semuanya. Bahkan ketika yang menjawab salam tadi bukan orang yang masuk pada khalayak yang diberi salam, maka ini tidaklah menggugurkan kewajiban mereka dan mereka tetap berdosaโ. (Imam Al-Nawawi, Al-Majmuโ Syarh Al-muhadzzab. (Beirut: Dar Al-Fikr, Juz 4 H. 59).
Lebih lanjut, menjawab salam dari tulisan ini tidak harus dengan tulisan juga. Seorang yang menerima salam dari chat atau sms, maka hukumnya diperbolehkan menjawab dengan lisan. Sebagaimana dijelaskan Syekh Abi Bakar Syatha menjelaskan:
ููููููุฒูู
ู ุงููู
ูุฑูุณููู ุฅููููููู ุงูุฑููุฏูู ููููุฑูุง ุจูุงููููููุธู ุฃููู ุงููููุชูุงุจูุฉู ููููู
ูุง ุฅูุฐูุง ุฃูุฑูุณููู ูููู ุงูุณููููุงู
ู ูููู ููุชูุงุจูุฉู ููููููุฒูู
ู ุงูุฑููุฏูู ุฅูู
ููุง ุจูุงููููููุธู ุฃููู ุจูุงููููุชูุงุจูุฉู.
โMaka wajib bagi Mursal ilaih (orang yang diberi salam) untuk menjawab salam secara langsung, baik dengan lisan maupun tulisan. Adapun bagi mursal ilaih yang mendapatkan uluran salam melalui tulisan, maka ia boleh membalasnya dengan lisan maupun tulisanโ. (Abi Bakar Syatha, Iโanah Al-Thalibin fi hall alfadz fath al-muin. (Beirut: Dar Al-Fikr, 1997) Juz 4 Halaman 215).
Sebagai kesimpulan, bahwasanya boleh tidak menjawab salam di WhatsApp grup, jika sudah ada yang membalasnya. Lain halnya dengan salam yang diulurkan lewat chat WhatsApp pribadi, maka wajib baginya untuk membalas salam. Hanya saja, boleh membalas melalui lisan ataupun tulisan.
Wallahu aโlam bi al-shawab
(Tim Layanan Syariah)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam โ Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkaitโฆ



