Jakarta, Bimas Islam --- Keimanan seseorang mengalami kenaikan dan penurunan. Padahal, iman diharapkan stabil agar bisa berfungsi optimal dalam menjaga seseorang tetap di jalan kebaikan.
Menyikapi naik dan turunnya iman, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menyampaikan sejumlah kaidah. Dirjen menyampaikan ini dalam Inside Ramadan Spesial Bimas Islam yang tayang di JakTV, Jakarta, Minggu (1/5/22).
"Iman itu bertambah dan berkurang. Bertambah atau berkurangnya iman sangat tergantung dari kualitas refleksi kita terhadap diri dan agama kita," ungkap Dirjen.
"Semakin berkualitas amal dan ibadah maka iman kita akan semakin berkualitas. Iman sangat berkorelasi dengan amal. Semakin bagus amal kita maka iman semakin kuat dan bagus," tambahnya dalam acara bertajuk 'Ramadan Menguatkan Keimanan dan Solidaritas Sosial' ini.
Selain dengan serangkaian ibadah ritual seperti salat, baca Al-Qur'an, tajahud, zikir, tarawih, dan ibadah lainnya, kualitas iman juga bisa ditingkatkan melalui ibadah sosial seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
"Kebiasaan selama Ramadan harus direfleksikan pada 11 bulan selanjutnya. Kualitas puasa kita harus meningkat, tidak hanya menahan lapar dan haus," pungkas Dirjen dalam acara yang merupakan kerja sama Ditjen Bimas Islam Kemenag dan JakTV ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



