Bogor, Bimas Islam --- Ketua Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Provinsi Banten Ida Farida salah satu dari 40 peserta terpilih mengikuti ‘Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Berbingkai Moderasi’ yang digelar Subdit Kepustakaan Islam Kementerian Agama RI di Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/9/21).
Dalam kesempatan itu, Ida mengatakan, kemajuan teknologi di era digital menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengoptimalkan peran dan kiprah penyuluh dalam berdakwah.
“Salah satu tantangan yang harus dihadapi adalah kecakapan dalam karya tulis dan cara membuat konten menarik di media sosial,” ujar Ida saat ditemui bimasislam usai pembukaan acara.
Menurutnya, aneka cara penyuluh menyampaikan pesan keagamaan kepada masyarakat, salah satunya dakwah melalui tulisan sebagai peluang.
“Saya merasa peningkatan kreativitas menulis menjadi sangat penting. Ilmu yang kita tuangkan dalam tulisan akan selalu bermanfaat bagi masyarakat secara abadi meski kita sudah tiada,” ujarnya.
Melalui kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari, Rabu hingga Sabtu 1-4 September 2021 ke depan, Ida berharap dapat meningkatkan kapasitasnya dan mendapat wawasan moderasi beragama lebih dalam.
“Karena menulis juga memiliki tantangan, ketika kita punya ide tapi tidak langsung kita tulis maka akan segera hilang, oleh karena itu kemauan dan kemampuan menulis harus terus diasah,” katanya.
Ida menambahkan, selain keterampilan menulis, penyuluh juga harus menguasai pemikiran yang moderat, sehingga literasi khazanah keagamaan bisa menjadi warna yang berbeda.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



