Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) menyambut baik pujian yang disampaikan pemerintah dan masyarakat Uni Emirat Arab kepada imam asal Indonesia yang bertugas di sana. Menurut Kemenag, fakta itu menjadi bukti bahwa Indonesia disegani dunia internasional.
"Kita bersyukur di tingkat internasional yang berhubungan dengan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), Indonesia mendapat tempat terhormat sehingga dikenal di dunia internasional," ungkap Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Juraidi, saat ditemui di ruang kerjanya Kantor Kemenag, Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Rabu (24/2/21).
Juraidi menambahkan, sebelum pandemi Covid-19, putra putri Indonesia banyak menjadi juara dalam Hal event Musabaqah Tilawatil Qur'an Tingkat Internasional yang digelar di berbagai negara.
"Nah, Uni Emirat Arab sebagai negara yang aktif mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an Tingkat Internasional tentu mengetahui kualitas para qari dan hafizh asal Indonesia," tambahnya.
Pada Selasa (23/2/21), Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab memberikan pujian kepada imam asal Indonesia. Selain memiliki kualitas dalam hal bacaan Al-Qur'an, imam asal Indonesia dipuji karena akhlak yang baik.
"Pengalaman kami yang lalu, hasil seleksi imam asal Indonesia di Uni Emirat Arab banyak dipuji orang baik dari segi akhlak dan kualitas bacaan Al-Qur'an. Cara mereka bersosialisasi juga bagus dan sangat disiplin. Ini kesaksian masyarakat Uni Emirat Arab terhadap imam yang datang dari Indonesia," ungkap Penasihat Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab, Thalib Asy-Syaikhi, dalam pertemuan Konsultasi Bilateral Working Group Kerja Sama RI-Uni Emirat Arab yang dilangsungkan secara virtual di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta.
(Pirman)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



