Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab (UEA), Muhammed Matar Salim Al-Kaabi terkait permintaan 200 imam masjid asal Indonesia untuk UEA. Menag memastikan akan menggunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin
"Terima kasih atas kerjasama pengiriman imam asal Indonesia yang akan dipilih untuk bertugas di UEA. Itu merupakan kesempatan amat baik bagi anak-anak Indonesia yang menghafal Al-Qur'an dan mendapatkan kesempatan menjadi imam di sana," ungkap Yaqut saat menyambut kedatangan Al-Kaabi di Kantor Kemenag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (4/3/21).
Menag menambahkan, kesempatan yang merupakan kesepakatan antara Presiden Joko Widodo dan Pangeran Mahkota UEA Syeikh Zayed ini merupakan kesempatan yang berharga.
"Ini menjadi kesempatan luar biasa. Kami tidak akan menyia-nyiakan ini. Sekali lagi, kami merasa berbesar hati atas kebaikan dari Pemerintah UEA," lanjutnya.
Secara khusus, pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini juga menyampaikan terima kasih atas hibah masjid dari Syeikh Zayed yang akan dibangun di Surakarta, Jawa Tengah. Peletakan batu pertama Masjid Syeikh Zayed ini rencananya akan dilakukan pada Sabtu (6/3/13).
"Atas nama Pemerintah Indonesia kami berterima kasih sekali atas hubungan yang luar biasa. Presiden Jokowi diberikan penghormatan dengan nama jalan dan masjid di Abu Dhabi. Kami juga berterimakasih atas masjid yang diberikan oleh Pemerintah UEA," ujar Gus Yaqut.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 45 menit ini, Menteri Agama didampingi pejabat eselon I, II, para staf khusus dan tenaga ahli di lingkungan Kementerian Agama.
(Pirman)
Foto: Riki (HDI)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



