Jakarta, bimasislam—Perhelatan rakernas Kementerian Agama 2018 merupakan momentum untuk mempertajam program-program di tingkat pusat dan daerah. Di antara program yang disosialisasikan adalah direct program Menteri Agama yang berisi sebelas poin. Tiga diantaranya berkaitan dengan tugas dan fungsi Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam.
Dalam diskusi bersama Ketua Komisi IVV DPR RI yang dipandu Sekjen Kementerian Agama, Menag Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan pentingnya direct program Menteri Agama yang harus diimplementaiskanoleh seluruh jajarannya, baik di pusat maupun daerah. Menurutnya, direct program ini bertujuan mempertajam sentuhan kebijakan agar lebih terasa dan terdengar gaungnya di masyarakat.
Dari paparan Menag, tiga direct program berkaitan langsung dengan tusi Bimas Islam, yaitu SAPA (Sarapan Bersama Penyuluh), SALAM (Silaturahim Lembaga Keagamaan), dan BERKAH (Belajar Rahasia Nikah).
SAPA merupakan kelanjutan dari program “Menag Menyapa Penyuluh.” Program ini menitikberatkan pada pengembangan peran penyuluh agama dalam layanan dan bimbingan keagamaan agar lebih hadir dan menggaung. Lukman menambahkan, penyuluh harus mempertajam perannya sebagai juru dakwah di masyarakat.
“Saya ingin penyuluh agama lebih bersuara, berperan dalam membina umat apalagi menjelang tahun politik,” tuturnya.
Terkait lembaga keagamaan, Lukman menegaskan kembali komitmennya untuk terus menjalin kemitraan, khususnya dalam pembinaan keumatan. Ia pun meminta seluruh jajaran di daerah untuk menjalin silaturahim dengan para pimpinan lembaga keagamaan.
Menag juga mengingatkan jajarannya tentang pentingnya keutuhan keluarga dalam sebuah ikatan perkawinan. Menag menegaskan, program bimbingan perkawinan bagi para calon pengantin harus terus ditingkatkan. Karena itulah, para pemangku kepentingan di pusat dan daerah agar mempertajam program keluarga sakinah.
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama tahun 2018 ini dihadiri 463 peserta dari unsur Ka. Kanwil Kemenag seluruh Indonesia, Rektor PTKAIN, STAKN, para pejabat eselon I dan II pusat. Mengambil tema "Melayani dengan ikhlas, wujudkan integtitas," Rakernas juga dimeriahkan dengan aneka pameran layanan publik unit eselon I Kementerian Agama.
(jaja zarkasyi/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



