Banjarnegara, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan kick off Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai upaya peningkatan layanan kepada masyarakat. Kepala KUA Banjarnegara Musobihin mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan diri menjelang peluncuran enam KUA Piloting yang sedianya akan dilakukan pada akhir Mei mendatang.
“Untuk kick off Revitalisasi KUA nanti, secara umum kami sudah mempersiapkan diri secara maksimal, artinya secara fisik kami sudah siap meski ada perubahan di front office dan tata ruang. Tapi insyaallah kami sudah ready,” ujar Musobihin ketika dihubungi bimasislam melalui sambungan telepon pada Kamis (20/5) sore.
Termasuk, kata Musobihin, pihaknya telah mempersiapkan dari sisi peningkatan kapasitas para petugas KUA seperti penghulu dan penyuluh. “Tentu kami ingin menampilkan sesuatu yang prima. Kami mempersiapkan diri secara istimewa. Kalau memang nantinya kita dipercaya sebagai lokasi kick off, mau tidak mau kita harus mempersiapkan diri secara maksimal,” katanya.
“Nanti kan kita kedatangan tamu-tamu besar dari Jakarta. Jadi hari ini Tim Revitalisasi KUA sudah keliling melakukan survei di enam KUA Piloting dalam rangka melihat kondisi terakhir sebelum nanti kick off Revitalisasi KUA,” sambungnya.
Ia mengungkapkan, ketika Tim Revitalisasi KUA melakukan survei ke KUA Banjarnegara, secara umum mereka puas meski ada beberapa perubahan seperti tata ruang dan background di Balai Nikah. “Alhamdulillah tim sudah cocok tapi dengan sedikit perubahan. Secara umum yang lain kita sudah ready,” tuturnya.
Meski dalam waktu dekat akan ada kick off Revitalisasi KUA, Musobihin menegaskan, layanan terhadap masyarakat tetap berjalan. “Intensitas pelayanannya semakin tinggi. Cuma alurnya berubah dari yang semula ruang resepsionis dilewati banyak orang, sekarang menjadi saving, menjadi khusus pelayanan sehingga akses layanan itu tidak boleh dilewati siapapun,” ujarnya.
Ia bercerita, pelayanan di KUA Banjarnegara meningkat seiring dengan adanya program Revitalisasi KUA. Salah satu pelayanan yang paling terlihat jelas adalah terkait pelayanan 10 tupoksi KUA itu sendiri. “Jika dulu orang tahunya KUA itu tempat asmara, sekarang mereka lebih paham bahwa KUA adalah tempat layanan keagamaan,” pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



