Makassar, Bimas Islam --- Hari ini, Sabtu (29/5), Kementerian Agama akan memulai pencanangan enam Kantor Urusan Agama (KUA) Model yang dipusatkan di KUA Banjarnegara. Sesuai jadwal, pencanangan enam KUA Model akan dilakukan pada malam hari oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
KUA Biringkanaya yang menjadi salah satu dari enam KUA Model telah menyiapkan diri menjelang jadwal pencanangannya. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala KUA Biringkanaya, Subhan saat berbincang santai dengan tim bimasislam pada Jumat (28/5) sore.
"Alhamdulillah persiapan di KUA Biringkanaya sudah final dan kita sudah sangat siap untuk pencanangan KUA Model. Persyaratan fasilitas yang diminta oleh tim Revitalisasi KUA semua sudah kita siapkan," ujar Subhan ketika mengawali penjelasannya.
Subhan sempat mengajak tim bimasislamuntuk berkeliling, memperlihatkan beberapa fasilitas baru meliputi front office, ruang balai nikah, musala, hingga ruang konsultasi. Menurut Subhan, fasilitas tersebut memberikan kenyamanan, bukan hanya kepada petugas tetapi juga masyarakat yang datang.
"Seperti yang bisa kita lihat bersama, kita sudah siap semua. Kemudian dari SDM juga kita semua sudah mendapatkan Bimtek KUA Pusaka. Kita insyaallah sudah siap menjalankan program Revitalisasi KUA ini," tuturnya.
Menurut Subhan, program Revitalisasi KUA yang dicanangkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sangat terasa dampak perubahannya. "Sebelum adanya program ini, kita di KUA Biringkanaya pelayanannya masih sangat sederhana, kemudian aksesnya masih minim. Sekarang alhamdulillah kita bisa merasakan perubahan yang signifikan," tegasnya.
Subhan sedikit bercerita, halaman depan KUA Biringkanaya sebelum direvitalisasi, adalah daerah yang rendah. Sehingga, kata dia, ketika hujan sedikit saja, halaman KUA Biringkanaya mudah banjir.
"Halaman kita itu lebih rendah 40 sentimeter dari tanah di sekitarnya, utamanya jalan depan. Jadi ketika hujan sedikit saja, ya sudah, banjir itu halaman, kita pasrah saja. Sekarang sudah diadakan penimbunan dan pemasangan paving, sudah tidak banjir lagi kalau hujan," katanya.
Subhan berharap, semua KUA di Indonesia bisa tersentuh program Revitalisasi KUA. Sebab, menurutnya, program tersebut sangat terasa manfaatnya. "Kita berharap semoga teman-teman di daerah lain bisa merasakan apa yang kita rasakan. Program ini sangat terasa sekali manfaatnya," pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



