Tangsel, Bimas Islam --- Menjaga kualitas suara menjadi tantangan bagi para qari dan qariah saat mengikuti lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Terkait hal itu, Juara II MTQ Internasional 2016 Malaysia, Mastia Lestaluhu membagikan tipsnya agar kualitas suara yang keluar ketika lomba tetap merdu untuk didengarkan.
"Kalau saya biasanya menghindari makanan yang berminyak dan pedas. Tapi penting juga untuk menjaga kondisi psikologis kita, karena beban mental itu pasti memengaruhi kita ketika lomba," papar Tia saat menjadi narasumber acara Obrolan Seputar Soal Islam (OBSESI) melalui channel YouTube Ditjen Bimas Islam TV, Rabu (10/11/2021).
Selain menjaga kualitas suara, Tia menyampaikan, mengatur teknik pernafasan juga penting dilakukan agar mampu membaca Al-Qur'an dengan irama yang pas. Salah satu yang kerap ia lakukan dengan berlari pagi atau berjalan kaki untuk menjaga staminanya.
"Sebenarnya nafas yang panjang itu bukan dari seberapa banyak nafas yang masuk, tapi bagaimana otot diafragma kita mengatur keluarnya nafas tersebut. Makanya olahraga itu penting untuk mengatur otot diafragma tersebut," lanjutnya.
Tia menambahkan, orang yang rutin berolahraga rata-rata mampu menahan nafasnya selama satu menit. Hal ini cukup bagi seorang qari dan qariah untuk membaca satu ayat Al-Qur'an dengan durasi sekitar 30 detik dalam satu tarikan nafas.
"Bukan hanya bagus untuk mengatur teknik pernafasan, olahraga sejatinya memang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Jadi olahraga dan latihan harus rutin dilakukan agar kualitas suara kita prima," ujarnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



