Bogor, bimasislam-- "Jangan cemarkan Kementerian Agama dengan kasus OTT yang belakangan marak. Karena itu kita harus bersinergi, saling mengingatkan di antara kita agar tidak terjadi perilaku yang menyalahi aturan", demikian dikatakan oleh Inspektur Jenderal Kemenag RI, Nurcholis Setiawan, saat memberikan arahan dalam Diseminasi Road Map RB di lingkungan Ditjen Bimas Islam di Savero Hotel (19/9).
Nurcholis menambahkan untuk antisipasi tersebut diperlukan upaya saling mengingatkan, saling memberikan nasihat sebagaimana diajarkan oleh agama.
"Manusia itu pada dasarnya sama saja. Sering lupa jika tidak diingatkan. Makanya manusia disebut sebagai insan, yang memiliki sifat nisyan (lupa)", tegasnya.
Lulusan universitas di Jerman ini memberikan perumpamaan-perumpamaan pengawasan dengan idiom-idiom keagamaan untuk menekankan pentingnya pengawasan internal. Menurutnya, untuk menghadapi masalah-masalah birokrasi diperlukan kearifan-kearifan agar kita kita bisa melihat dan menyelesaikan masalah dengan baik.
"Masalah-masalah kita itu sangat kompleks, sehingga diperlukan kearifan. Kita hidup di negeri dengan macam situasi dan kondisi yang berbeda, sehingga tidak bisa dilihat dengan kaca matan Jakarta Centris. Dalam term ilmu nahwu kalau kita belajar kitab Ibnu Aqil, misalnya, begitu banyak mustatsnayat (pengecualian). Jadi kalau Bimas Islam, misalnya, mengundang seorang tokoh kyai untuk membaca doa lalu diberikan honor 1 JPL, rasanya tidak menghormati tokoh yang terhormat. Sebaiknya hal-hal kayak gini bisa diajukan SBK ke Kementerian Keuangan", tandasnya.
Oleh karena itu, Nurcholis mengingatkan agar seluruh aparatur Kementerian Agama agar hati-hati, dan bijak.
Kegiatan yang diikuti oleh 130 orang, terdiri dari wakil Kemenag provinsi, satu wakil Kan Kemenag setiap provinsi, pejabat eselon 3 dan 4 Ditjen Bimas Islam, serta wakil dari unit eselon 2 tingkat pusat.
(thobib/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



