Banda Aceh, Bimas Islam --- Kepala Kantor Kementerian Agama Banda Aceh Asy'ari membuka sekaligus mengisi kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pranikah bagi calon pengantin (catin) yang hendak melangsungkan pernikahannya. Acara tersebut berlangsung di aula Kankemenag Banda Aceh, Rabu (28/7).
Dalam kegiatan yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat tersebut, Asy'ari menjelaskan, perkawinan bukanlah hal yang statis dan sempit, melainkan sesuatu yang dinamis karena punya banyak faktor dan dipengaruhi oleh proses yang terjadi.
“Karena perkawinan adalah sesuatu yang dinamis, maka tugas pasangan suami istri adalah bagaimana menjaga dan membentuk sebuah keluarga yang kokoh, bagaimana menjaga pernikahan itu agar tidak gagal dan berantakan,” ujar Asy’ari dalam sambutannya.
Menurutnya, banyak perkawinan jadi tidak harmonis dan bahkan gagal karena pasangan suami istri tidak siap menjalani perannya dalam perkawinan. Tidak siap dengan tantangan dan terpaan yang datang silih berganti.
“Untuk itu perlu ada komitmen bagaimana suami istri sama-sama menjaga ikatan perkawinan itu sebagai suatu ikatan yang kokoh, agar bisa menyangga rumah tangganya,” ujarnya.
Asy’ari meminta peserta Bimwin yang berjumlah 25 pasangan tersebut untuk menyiapkan diri secara maksimal, baik fisik, mental, spritual, sosial, hingga keuangan. Hal tersebut merupakan modal dasar dalam mengarungi bahtera rumah tangga.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



