Mataram, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kementerian Agama (Kemenag) Adib mengatakan, Islam sejak pertama kali Nabi Muhammad Saw diutus sudah membudayakan membaca.
Hal tersebut diungkapkan Adib saat menutup Bimtek Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam (Elipski) Akses Layanan Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam di Hotel Lombok Raya, Mataram, Selasa (31/5). Kegiatan ini dihadiri Kordinator Fungsi Kepustakaan Islam Ditjen Bimas Islam, Abdullah Alkholis beserta jajarannya.
“Sejak Nabi Muhammad diutus membawa ajaran Islam, membaca sudah menjadi budaya. Hal ini tampak dari ayat yang pertama kali diturunkan, yaitu ayat tentang perintah membaca,” kata Adib dalam acara yang dihadiri 33 peserta terdiri atas operator Elipski dan pengurus perpustakaan masjid.
Menurut Adib, budaya membaca yang dibawa Islam sejak diutusnya Nabi Muhammad menjadi elemen penting dalam kemajuan peradaban umat manusia. “Tanpa membaca, mustahil kiranya ada perubahan dari masa jahiliah menjadi masa kecemerlangan,” katanya.
Dia menambahkan, perintah membaca dari Allah melalui Nabi Muhammad membawa perubahan yang signifikan dalam sejarah masyarakat Arab. Bahkan, kata dia, dalam catatan peradaban dunia, bangsa Arab menjadi bangsa yang memimpin dunia setelah Islam datang.
“Kita ketahui bersama bahwa peradaban modern yang kita nikmati hari ini tidak bisa lepas dari pencerahan yang pernah diraih oleh kejayaan pada masa keemasan Islam. Itu tidak bisa dilepaskan dari aspek literasi,” tuturnya.
Karenanya, mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini menegaskan, budaya membaca menjadi hal yang sangat penting dilestarikan. Dia meyakini, tingkat literasi suatu bangsa akan sejalan dengan tingkat kemajuan bangsa tersebut.
“Bahan bacaan atau literasi ini menjadi indikator dari maju atau mundurnya suatu peradaban. Tingkat literasi yang tinggi berbanding lurus dengan kemajuan masyarakat itu sendiri. Begitu juga sebaliknya. Oleh karenanya, mari kita semua untuk melestarikan budaya membaca,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



