Wonosobo, Bimas Islam --- Dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat, Penyuluh Agama Islam kerap menggunakan istilah baru agar mudah dipahami. Salah satunya seperti dilakukan Wakhid Setiyawan, Penyuluh Agama Islam KUA Kalibawang, Wonosobo.
Saat memberikan bimbingan dan penyuluhan sebagai fasilitator bimbingan dan perkawinan (Bimwin), Wakhid mengenalkan resep Duit Sejuta untuk menggapai keluarga harmonis dan bahagia.
"Doa, usaha, iman, dan takwa. Kita singkat dengan Duit. Doa merupakan senjata orang beriman. Usaha yang halal. Iman dan takwa merupakan pondasi untuk menguatkan hati," ungkap Wakhid di Wonosobo melalu keterangan tertulis kepada bimasislam, Senin (20/9/21).
Sedangkan Sejuta, lanjut Wakhid, merupakan kepanjangan dari Setia, Jujur, dan Tawakal. "Setia itu saling menjaga. Jujur itu inti komitmen pernikahan. Tawakal artinya serahkan kepada Allah setelah semua usaha dilakukan," terangnya.
Dalam melakukan bimwin ini, KUA Kalibawang juga menghadirkan narasumber dari Puskesmas dan Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kalibawang yang merupakan binaan Kementerian Kesehatan RI.
"Persiapkan mental dan kesehatan yang prima sebelum menikah dan hamil. Ini sangat membantu menurunkan angka stunting di Indonesia," imbuh Wakhid mengutip materi yang disampaikan Kepala Balai Keluarga Berencana (KB) Kalibawang, Dorris Susanto.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



