Sofifi, Bimas Islam --- Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) Nasional XXVI di Sofifi, Maluku Utara telah memasuki babak final. Salah satu peserta yang sukses mencapai final adalah Muhammad Rafli asal Provinsi Gorontalo.
"Alhamdulillah usaha saya terbayar lunas, kembali menjadi finalis STQHN cabang Hafalan Hadits. _Hadza min fadli rabbi_ (Ini adalah nikmat dari Allah)," ujar Rafli kepada bimasislam usai tampil di Aula Alwi Salim Al Hadar Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Kamis (21/10).
Rafli yang mengikuti cabang Hafalan 100 Hadits dengan sanad ini bercerita bahwa perjalanannya hingga menapaki final STQHN XXVI tidak dicapai dengan mudah. Ada harga yang mesti dibayar mahal, yaitu menyisihkan waktu lebih banyak untuk mempertajam hafalannya.
"Saya selalu mengulang hafalan hadits tiap pagi, siang, dan malam. Alhamdulillah kuliah saya sedang libur sehingga waktu kuliah ini menjadi tidak terganggu. Saya semakin semangat memperkuat hafalan hadits ini. Ini kuncinya," ujarnya.
Rafli berharap, cabang Hafalan Hadits pada STQH tetap diadakan. Selain itu, kata dia, perlu juga disosialisasikan secara masif kepada seluruh provinsi sehingga makin banyak remaja yang tidak hanya menghafal Al-Qur'an, tetapi juga hadits.
"Untuk event STQH, cabang Hafalan Hadits ini sebetulnya masih baru, yaitu baru diselenggarakan pada 2019 dan 2021. Saya harap cabang ini tetap ada pada event STQH selanjutnya sehingga melahirkan generasi penghafal hadits yang berkompeten," kata Rafli.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



