Banjarnegara, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) di Banjarnegara gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait fungsi Kantor Urusan Agama (KUA) dalam program revitalisasi yang digagas Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
"Kami para Penyuluh mengundang para Kusir Dokar di Banjarnegara. Kita ajak berkumpul di KUA dengan memakai masker dan menjaga jarak. Kita adakan pengajian," kata PAI KUA Banjarnegara, Suntoro kepada Bimas Islam, Kamis (6/5/21).
Dalam pengajian yang dilangsungkan pada Selasa (4/5/21) ini, narasumber yang juga seorang Penyuluh menyampaikan berbagai peran KUA sebagai pusat layanan Kementerian Agama (Kemenag). Menurut Suntoro, hal ini efektif untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa KUA tidak hanya sebagai pencatatan pernikahan.
"Kami sampaikan bahwa KUA tidak hanya sebagai tempat untuk menikah, tetapi juga bisa digunakan sebagai tempat untuk ikrar wakaf, konsultasi rumah tangga agar menjadi keluarga sakinah, dan peran pelayanan keagamaan lainnya," tambah Suntoro.
Pengajian yang dikhususkan untuk para Kusir Dokar ini diakhiri dengan pembagian beras dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Sejumlah 35 karung berisi masing-masing 5 kilogram beras dibagikan kepada peserta kajian.
Narasumber dalam pengajian tersebut, Nasirin, mengajak agar para peserta senantiasa bersyukur kepada Allah dalam menghadapi berbagai situasi tak menentu di masa pandemi Covid-19 ini.
"Dalam rangka menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri 1442 H, semua umat Islam harus bergembira. Kita harus saling peduli terutama kepada saudara kita dari golongan fakir dan miskin. Orang kaya yang berkecukupan harus peduli dan perhatian kepada sesama," ungkap Nasirin seperti disampaikan Suntoro kepada Bimas Islam.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



