Jakarta, Bimas Islam --- Kantor Urusan Agama (KUA) Duren Sawit, Jakarta Timur menerima kunjungan dari tim supervisi Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa). Hal ini dalam rangka menindaklanjuti program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, yang berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 5-7 Oktober 2021.
Pada hari pertama, tim supervisi Ditzawa bersama tim KUA Duren Sawit meninjau empat titik lokasi usaha binaan yang akan mendapatkan pendampingan dari program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, yakni usaha ternak lele dan warung kelontong di kawasan Pondok Bambu, serta toko bibit parfum dan warung nasi uduk di kawasan Klender.
Ketua tim panitia KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat Duren Sawit, Uken Sukmaningsih menyampaikan, terdapat 10 proposal yang telah diajukan kepada mereka untuk mengikuti program tersebut dan dianggap memenuhi syarat.
"10 jenis usaha tersebut sudah mencakup tiga sasaran masyarakat dalam program ini, yakni warga terdampak Covid-19, kelompok usaha binaan penyuluh, dan duafa yang mempunyai usaha," terang Uken di KUA Duren Sawit, Selasa (5/10/2021).
Sementara itu, Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat Wakaf Ditzawa, Wida Sukmawati yang turut hadir dalam acara ini mengatakan, program ini merupakan salah satu bagian dari Revitalisasi KUA yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi umat berbasis keluarga/komunitas.
"Agar stigma masyarakat mengenai tugas dan fungsi KUA bukan hanya sekadar tempat mendaftar nikah saja, tapi juga bisa memberdayakan ekonomi umat," ujar Wida.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



