Bantul, Bimas Islam -- Kantor Urusan Agama (KUA) Srandakan, Bantul, menggulirkan program Cagak Kerukunan Menjaga Keamanan Lingkungan, Perasaan, dan Agama Orang (Cakruk Jaga Kali Progo). Kepala KUA Srandakan, Khambali Muhsin mengatakan, program ini merupakan upaya menjaga dan memperkuat kerukunan.
"Cakruk Jaga Kali Progo merupakan upaya kita dalam mewujudkan kehidupan beragama
antarsesama pemeluk agama, antarumat beragama, kepercayaan, dan adat istiadat sebagai warisan leluhur sehinga akan tercipta kehidupan sosial dan bermasyarakat yang harmoni," kata Khambali di Srandakan, Selasa (13/9).
Khambali menegaskan, puncak harapan dari program Cakruk Jaga Kali Progo adalah mewujudkan kehidupan sosial bermasyarakat dan bernegara yang rukun, aman, tertib, dan sejahtera yang terbingkai dalam Bhineka Tunggal Ika. "Alhamdulillah, semua elemen di Srandakan sepakat untuk menyukseskan program ini," katanya.
Menurut Khambali, masyarakat Srandakan masih asing dengan istilah moderasi beragama. Dia menjelaskan, hadirnya program Cakruk Jaga Kali Progo juga merupakan upaya menyosialisasikan secara masif pemahaman tentang moderasi beragama.
"Ketika sosialisasi dan mengenalkan pentingnya gerakan moderasi beragama di tengah masyarakat Srandakan, sebagian besar dari mereka masih asing dan belum paham dengan istilah moderasi beragama. Malah, tak jarang mereka mengucapkan kata moderasi dengan lafal modernisasi," jelasnya.
Dia mengatakan, kondisi itu menggambarkan masyarakat di wilayahnya masih asing dengan istilah moderasi beragama. "Jadi, bagaimana bisa memahami dan mengamalkan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari, jika mendengar istilahnya saja masih asing," katanya.
Khambali berharap, melalui program Cakruk Jaga Kali Progo, tidak hanya memperkuat kerukunan antarumat beragama, tapi masyarakat semakin memahami pentingnya mengamalkan moderasi beragama. "Kita berharap masyarakat semakin paham dengan moderasi beragama," harapnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



