Pematang Siantar, Bimas Islam -- Selain menyampaikan pesan-pesan keagamaan, Penyuluh Agama Islam (PAI) Pematang Siantar juga berkomitmen untuk menjaga lingkungan.
Pada Rabu (2/8/2023), PAI Pematang Siantar menggelar kegiatan Kampanye Gerakan Sampah Menjadi Ibadah dan Pelatihan Pupuk Organik dan Anorganik.
Ketua Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Pematang Siantar, Armansyah Pasaribu mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergi, integritas, dan profesionalitas PAI dalam mengelola sampah, sehingga menghasilkan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Sampah harus dikelola secara tuntas. Sampah dapat diolah, didaur ulang di bank sampah yang ada. Tidak semua sampah dibuang di tempat pembuangan akhir,” terang Arman.
Ia mengatakan, melalui kegiatan itu, PAI dapat menyadari pentingnya memelihara lingkungan hidup yang bersih. Sebab menjaga lingkungan merupakan bagian dari ibadah.
“Sampah dapat dijadikan sebagai sedekah. Bukan hanya jemaah binaan, masyarakat pun harus disadarkan, dari usia anak-anak, remaja, hingga dewasa, agar terlibat dalam pengumpulan sampah,” tandasnya.
Fn/Mr



