Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor mengajak pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk menggencarkan edukasi tentang zakat, terutama saat Bulan Ramadan.
"Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan edukasi dan literasi zakat. Karena saat Ramadan, ada kewajiban umat Islam untuk membayar zakat fitrah," ujar Tarmizi saat menjadi pembicara dalam acara launching program Tarhib Ramadhan oleh LAZ Inisiatif Zakat Indonesia (IZIN) secara virtual di Jakarta, Kamis (17/2/2022).
Dalam kesempatan ini, Tarmizi turut mengapresiasi program Tarhib Ramadan yang diinisiasi oleh LAZ IZI. Menurutnya, hal ini akan membantu Kementerian Agama dalam meningkatkan literasi masyarakat tentang zakat.
"Di beberapa tempat, LAZ IZI juga turut menyukseskan sejumlah program Kemenag. Seperti program KUA Percontohan Ekonomi Umat, Kampung Zakat, bahkan turut serta membentuk SKKNI bagi amil," terangnya.
Tarmizi menambahkan, peningkatan literasi zakat dapat dilakukan dengan cara membentuk layanan konsultasi zakat 24 jam selama Ramadan, membuat kalkulator perhitungan zakat mal melalui aplikasi di ponsel, dan menyebarkan flyer berisikan ajakan berzakat kepada LAZ yang telah berizin.
"Gencarkan pula edukasi kepada instansi atau perusahaan, karena banyak sekali para muzaki potensial yang berada di wilayah perkantoran," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



