Semarang, bimasislam --- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan bahwa peran agama sangat sentral dalam kehidupan kita di mana hal itu tercermin pada sila pertama yang menjiwai 4 sila selanjutnya. Bahkan, Jokowi mengungkapkan berbagai penelitaian hasilnya terungkap bahwa agama adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, angkanya berkisar 85 persen. Disisi lain masih ada konflik dan ini harus diwaspadai.
Hal itu disampaikan saat memberikan arahan pada Silaturahim Penyuluh Agama dengan Presiden yang dipusatkan di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Sabtu (14/4).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini lantas bercerita, disetiap pertemuan internasional, dirinya selalu menyampaikan bahwa Indonesia memiliki 714 suku lebih, memiliki 1100 bahasa lokal dengan tradisi dan adat yang berbeda beda serta memiliki 17000 pulau.
“Bayangkan, Singapura cuma memiliki 4 suku, Afganistan 7 suku dan konfliknya sampai sekarang. Betapa beragamnya kita. Negara ini adalah negara yang sangat besar, harus kita rawat dan jaga“, ujarnya.
Presiden lantas berkelakar tentang besarnya negara Indonesia. “Saya pernah terbang dari Aceh ke Wamena itu menempuh 9 jam 15 menit, jika terbang di Eropa maka sudah melintasi 7 s.d 8 negara. Negara ini adalah negara yang sangat besar, kalau jalan kaki berapa tahun? “, canda Jokowi yang diiringi tepuk tangan dan tawa peserta.
Jokowi juga mengungkapkan jika Indonesia selalu mendapat apresiasi dari dunia luar karena sebagai negara majemuk tapi penuh toleransi dan kerukunan, hal itu karena faktor ulama yang selalu mengedepankan dialog.
“Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia sebagai contoh muslim yang moderat. Itu semua karena kita memiliki ulama yang senantiasa mengajarkan kerukunan, toleransi dan dialog dengan penuh kesabaran“, ungkap Presiden.
Selain Penyuluh Agama, kegiatan ini dihadiri Ketua Umum MUI, KH. Mar’uf Amin, Plt. Gubernur Jawa Tengah, Dirjen Bimas Islam, Direktur Penerangan Agama Islam, Walikota Semarang, Pangdam serta Kapolda.
Penulis: Syamsuddin
Editor: nhkurniawan
Foto: bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



