Padang, Bimas Islam --- Rusydi Haris Dwiputra dinobatkan sebagai Juara 1 Cabang Tafsir Bahasa Arab pada Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional XXVI di Sofifi, Maluku Utara (Malut). Kepada bimasislam, Rusydi mengungkapkan perjuangannya saat menghafal Al-Qur'an.
"Menghafal itu insyaallah mudah, yang berat itu mengulang hafalan," ungkap Rusydi melalui pesan suara yang diterima bimasislam Kamis (4/11/21).
Guna menguatkan hafalan, lajang yang tengah menempuh S2 Jurusan Sastra Arab di UIN Imam Bonjol Padang ini mengulang hafalan sebanyak 4 juz setiap hari.
"Setelah Subuh 1 juz, setelah Zuhur 1 juz, setelah Asar 1 juz, setelah Magrib setengah juz, setelah Isya 1 juz," ungkapnya.
Terkait perjalanannya mengikuti STQH Nasional XXVI, Rusydi mengaku terkejut. Pasalnya, Rusydi kurang berminat saat diajak untuk ikut kompetisi.
"Alhamdulillah pembimbing terus memotivasi. Setelah masuk final dan mendapat juara 1 ya tidak menyangka. Hanya bisa bersyukur," tambahnya.
Bagi Rusydi, belajar dan menghafal Al-Qur'an hendaknya diniati bukan karena gelar kehormatan atau untuk kompetisi. Apalagi saat belajar tafsir Al-Qur'an, Rusydi mengajak masyarakat untuk dijadikan sebagai pedoman hidup.
"Menghafal Al-Qur'an bukan intuk mencari gelar. Tapi memang untuk bekal kehidupan sehari-hari," pungkasnya filosofis.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



