Jakarta, Bimas Islam--Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Bimas Islam 2023 dibuka Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi, Senin malam (13/12/2023). Rakernas ini digelar di Mercure Convention Center, Ancol Jakarta. Event ini merupakan kelanjutan Rakernas Kemenag di Surabaya beberapa waktu lalu.
Rakernas Bimas Islam 2023 dihadiri Kabid Urais Kanwil Sumatera Barat, Edison. Edison mengatakan, Rakernas Bimas Islam sangat penting. Menurutnya, Rakernas menjadi tindaklanjut dari Rakernas Kemenag di Surabaya beberapa waktu lalu.
"Kegiatan Rakernas Bimas Islam ini sangat penting sebagai pedoman Rakerwil (Rapat Kerja Wilayah) jajaran Bimas Islam di daerah," tuturnya.
Menurutnya, dari sembilan rekomendasi Rakernas Kementerian Agama di Surabaya beberapa waktu lalu, enam poin merupakan tugas dan fungsi Bimas Islam. Enam poin tersebut, lanjut Kabid Urais, adalah menangkal akses politik identitas, memperkuat moderasi beragama, advokasi perijinan rumah ibadah, peningkatan kompetensi penyuluh agama, optimalisasi sertifikasi tanah waqaf, dan pengawasan dana sosial umat.
“Rekomendasi Rakernas Kemenag Surabaya tidak bisa dilepaskan dari enam poin tersebut yang merupakan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) penghulu dan penyuluh agama yang berada di semua KUA. Merekalah yang akan menjalankan secara langsung berhadapan dengan masyarakat menjalankan rekomendasi ini," Ujar Edison.
Rakernas Bimas Islam 2023 digelar 13-16 Februari, dengan mengusung tema “Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat” dan subtema “Optimalisasi Sinergi Layanan Keagamaan”. Rakernas ini dihadiri 240 peserta luring yang terdiri dari 34 Kabid Perwakilan Kanwil Kemenag, Sekretaris BAZNAS, Unit Percetakan Al-Qur'an, Pejabat Eselon 3 dan 4, dan pegawai di lingkungan Ditjen Bimas Islam Kemenag. 1000 peserta lainnya turut menyaksikan secara daring melalui zoom meeting, terdiri dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
(Penulis: BA/MR)



