Klaten, Bimas Islam --- Kepala Kankemenag Kabupaten Klaten, Anif Solikhin menyampaikan pentingnya Moderasi Beragama dalam Kajian Majelis Taklim (MT) Al-Ikhlas Putaran ke-30 di Klaten, Kamis (16/12/21). Anif menyatakan, Moderasi Beragama dinyatakan berhasil jika serangkaian indikator terpenuhi.
"Diantara indikator Moderasi Beragama adalah komitmen kebangsaan. Kita mengedepankan pemahaman moderat. Tunduk pada konstitusi yang dirumuskan para pendiri bangsa. Bangsa ini memilih menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila," ungkap Anif dalam kajian yang dihadiri Penyuluh Agama Islam Klaten ini.
Keberhasilan Moderasi Beragama juga ditandai dengan baiknya toleransi. Toleransi dilakukan antarsesama umat beragama juga dengan umat agama lain. Menurut Anif, toleransi hendaknya ditanamkan sejak dini.
"Moderasi Beragama juga ditandai dengan tidak adanya kekerasan dalam bentuk apa pun. Bahkan dalam melakukan pencegahan kemungkaran pun dengan cara yang bijak," tambahnya.
Dalam kegiatan yang dihadiri Sub Koordinator Penerangan dan Penyuluh Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Khamdani, Kasi Bimas Islam Kankemenag Klaten, Hartanto, dan Ketua Pokjaluh Kankemenag Klaten, Ahmad Subandriyo ini, Anif juga menyampaikan pentingnya menghormati tradisi sebagai salah satu indikator keberhasilan Moderasi Beragama.
"Penghormatan terhadap tradisi budaya di masyarakat kita. Penyuluh Agama Islam menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan dan menyukseskan Moderasi Beragama, menciptakan kerukunan di NKRI," pungkas Anif dalam kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



