Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri mengapresiasi peran Penyuluh Agama Islam yang terus mendakwahkan Islam yang damai, sejuk, dan kasih sayang. Hal ini diungkap Syamsul saat menjadi narasumber pada Kajian Virtual Obsesi Mimbar Penyuluh dan Cahaya Al-Qur'an, Rabu (1/9/21).
"Islam itu damai. Islam itu sejuk. Islam itu rukun. Islam itu berkemajuan. Islam itu menghormati budaya-budaya dan perbedaan," ungkap Syamsul dalam kajian yang merupakan program Ditjen Bimas Islam Kemenag ini.
Dakwah damai ini, tambah Syamsul, telah dicontohkan dengan amat baik oleh Nabi Muhammad sebagai pembawa risalah Islam. Katanya, Nabi tidak pernah berlaku kasar bahkan terhadap orang yang memusuhinya.
"Allah tidak mengutus Nabi Muhammad kecuali untuk seluruh manusia. Bahkan lebih luas lagi, tidaklah Allah mengutus Nabi Muhammad kecuali sebagai pembawa kasih sayang bagi semesta alam," lanjut Syamsul mengutip terjemah ayat Al-Qur'an.
Dalam konteks keindonesiaan, sambung pria kelahiran Negara, Bali ini, Wali Songo juga memberi contoh dakwah yang penuh kedamaian dan kasih sayang.
"Islam disebarkan dengan kedamaian, kasih sayang, dan pemaaf. Ini yang harus dikuatkan pada semua kita terutama para Penyuluh Agama Islam untuk menampakkan Islam kepada umat manusia dengan wajah yang damai," pungkasnya.
Kajian Virtual ini merupakan program rutin Ditjen Bimas Islam yang disiarkan secara langsung di Kanal YouTube Bimas Islam TV. Pada Rabu (1/9/21) kajian ini dimoderatori oleh Penyuluh Agama Islam Kota Depok, Cutra Sari.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



