Jakarta, Bimas Islam --- Kakankemenag Kota Banjarbaru, Mahrus mengingatkan seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) untuk menyosialisasikan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk anak kepada para calon pengantin (catin).
“Materi 1.000 HPK bisa diberikan melalui bimbingan perkawinan (bimwin) pranikah untuk mencegah stunting,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima bimasislam, Rabu (30/03).
Mahrus mengatakan, pentingnya 1.000 HPK sangat berpengaruh pada asupan gizi anak sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Maka dari itu, catin harus memeriksa kesehatannya 3 bulan sebelum melangsungkan pernikahan.
“Pemeriksaan 3 bulan sebelum menikah sangat tepat untuk mendeteksi lebih awal kondisi, risiko, maupun riwayat masalah kesehatan yang dimiliki pasangan, sehingga tidak menularkan pada pasangannya dan atau menurunkan pada anaknya nanti,” ujarnya
Mahrus menjelaskan, Kemenag memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga serta berperan mencegah generasi stunting. Maka perlu ada harmonisasi dalam bentuk kerjasama semua pihak mengingat angka stunting yang semakin menurun.
“Menurunnya angka stunting tidak lepas dari kerja sama semua pihak termasuk dalam upaya sosialisasi pencegahan di tengah masyarakat, dengan peran KUA dan para penyuluh yang tersebar di semua kecamatan,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



