Banjarmasin, Bimas Islam --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin, Muhammad Rofi’i mengapresiasi program KUA Percontohan Ekonomi Umat yang diinisiasi Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf.
“Program KUA Percontohan Ekonomi Umat sangat tepat membantu perekonomian masyarakat terdampak Covid-19, khususnya di Banjarmasin,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima bimasislam, Rabu (15/9).
Rofi’i mengatakan, ada empat kriteria penerima bantuan program Pemberdayaan Ekonomi Umat, yaitu calon pengantin atau keluarga muda, keluarga yang terdampak Covid-19, kelompok binaan Penyuluh, dan duafa yang mempunyai potensi usaha.
"KUA Banjarmasin telah memilih 10 pasangan pengantin calon penerima bantuan dana usaha terkait program KUA Percontohan Ekonomi Umat. Kita telah memverifikasi data-data mereka," katanya.
Setelah diverifikasi, lanjut Rofi’i, penerima bantuan akan mendapatkan pendampingan untuk penyusunan rencana usaha (business plan) sebelum menerima dana bantuan.
“Dan ada beberapa pelatihan yang akan diberikan kepada penerima bantuan mulai dari pelatihan kewirausahaan sampai penyusunan laporan usaha,” jelasnya.
Rofi’i berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan lancar untuk meningkatkan ekonomi keluarga yang kurang mampu di Banjarmasin.
KUA Banjarmasin Timur, Banjarmasin merupakan salah satu dari sebelas KUA Percontohan Ekonomi Umat yaitu KUA Matangkuli, Aceh Utara, Aceh; KUA Gunung Toar, Kuantan Sengingi, Riau; KUA Sematang Borang, Palembang, Sumatera Selatan; KUA Gunung Sugih, Lampung Tengah; KUA Duren Sawit, Jakarta Timur; KUA Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat; KUA Banjarnegara, Jawa Tengah; KUA Sidoarjo, Jawa Timur; KUA Sewon, Bantul, Yogyakarta; dan KUA Biringkanaya, Makassar.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



