Banyuwangi, Bimas Islam --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Banyuwangi, Slamet mengatakan, masjid dan musala mesti menjadi pelopor utama pencegahan penyebaran Covid-19. Hal itu ditegaskan Slamet saat menerima kedatangan tim verifikasi nasional Kabupaten Sehat untuk melaksanakan verifikasi di Banyuwangi.
“Alhamdulillah Banyuwangi kembali masuk nominasi Kabupaten Sehat. Masjid Baiturrohim di Kecamatan Rogojampi menjadi salah satu tempat yang akan diverifikasi oleh tim verifikasi nasional. Karena dalam suasana pandemi Covid-19, kami berharap masjid dan musala menjadi pelopor pencegahan,” ujar Slamet di Banyuwangi, Kamis (30/9).
Tim verifikasi nasional diketuai Trisno Subarkah dari Direktorat Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI. Tim lainnya berasal dari Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas, Direktorat Pengendalian Penyakit Tular Vektor Zoonotik-Kemenkes RI, dan Kemenkop RI.
Kabupaten Sehat adalah penghargaan yang diberikan kepada pemerintah kota/kabupaten yang telah memberikan banyak kontribusi dan komitmen besar terhadap tujuan pembangunan kesehatan.
Slamet mengingatkan takmir masjid untuk selalu menerapkan aturan protokol kesehatan (prokes) secara ketat ke setiap jemaah yang hendak melaksanakan ibadah di masjid. Terlebih, kata dia, masjid-masjid umum mayoritas jemaahnya dari berbagai kalangan.
“Kami pesankan kepada takmir masjid untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan meskipun Banyuwangi dalam PPKM pada level 1. Kita jangan sampai lengah, karena pandemi Covid-19 masih mewabah,” ujarnya.
Slamet menjelaskan, dipilihnya Masjid Baiturrohim sebagai lokasi verifikasi dari tim verifikasi nasional Kabupaten Sehat itu adalah karena lokasinya yang berada dekat dengan pusat perdagangan. Kondisi tersebut, menurut dia, cocok menjadi uji verifikasi lapangan.
“Selain karena ramai, hal ini juga didukung dengan tatanan masjid yang telah dilengkapi berbagai fasilitas dasar seperti pendidikan, perpustakaan, dan juga fungsi sosial lainnya. Dengan adanya uji verifikasi lapangan di masjid tersebut diharapkan bisa menjadi contoh bagi masjid-masjid lain,” kata Slamet.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



