Bengkulu Utara, Bimas Islam -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Utara, Nopian Gustari mengatakan, bantuan Program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat harus dijadikan motivasi oleh para penerima manfaat untuk lebih mengembangkan usahanya, sehingga bisa memberi kepada orang lain.
Hal itu disampaikan Nopian saat memberi arahan pada kegiatan Workshop Program Pemberdayaan Ekonomi Umat yang digelar di KUA Kota Arga Makmur, Rabu (31/5/2023).
“Kita berharap, para penerima manfaat bisa menggunakan bantuan ini sebaik-baiknya. Bahkan, kalau perlu menjadikan ini sebagai bahan motivasi untuk terus mengupayakan agar usaha yang dikembangkan bisa berhasil. Dan, ending-nya tentu saja adalah bisa memberi juga kepada orang lain,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Arga Makmur, Safaruddin juga menambahkan, para penerima manfaat harus memahami tiga filosofi, yaitu merpati, pedati, dan sejati.
“Filosofi ini mesti dipahami, pertama, merpati disimbolkan bahwa mereka berkumpul saat makanan dibagi, tetapi bubar setelah habis. Kedua, pedati disimbolkan baru mau bergerak ketika ditarik. Dan, ketiga, sejati. Inilah yang kita harapkan, bergerak dan berkumpul tanpa bergantung pada orang lain,” terangnya.
Diketahui, kegiatan Workshop Program Pemberdayaan Ekonomi Umat di KUA Kora Arga Makmur ini dihadiri perwakilan Kanwil Kemenag Bengkulu, Kemenag Bengkulu Utara, Camat Kota Arga Makmur, dan 10 penerima manfaat beserta pasangannya.
Wcp/Mr



