Bukittinggi, Bimas Islam --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Kasmir didampingi Kasi Bimas Islam Zulfakhri membuka secara resmi kegiatan Pengarusutamaan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan yang diikuti 37 orang Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS dan PAI Fungsional di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Senin( 22/02/2021) bertempat di Aula MUI Kota Bukittinggi.
Kasmir menyampaikan bahwa PAI Non PNS maupun PAI Fungsional mempunyai peran strategis dalam membina sekaligus menyampaikan berbagai informasi terkait kebijakan pemerintah kepada masyarakat.
“Penyuluh bukan hanya memiliki program penyuluhan yang rutin saja, namun juga memiliki kemampuan untuk mengajak dan membimbing masyarakat agar dapat menerima informasi serta ilmu pengetahuan agama sehingga dapat terajut ukhuwah Islamiyah, dan ukhuwah wathoniyah, serta ukhuwah insaniyah di tengah masyarakat. Bukan malah sebaliknya, memberikan informasi-informasi yang dapat menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat," kata Kasmir.
"Ekstremisme, Radikalisme, ujaran kebencian (Hate Speech) dan retaknya hubungan antar umat beragama merupakan problem yang sering dihadapi oleh Bangsa Indonesia sehingga muncul program Pengarusutamaan Moderasi Beragama ini dinilai sangat penting menangkal semuanya itu.” jelasnya.
Sementara itu, Zulfakhri mengharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pemahaman bagi para PAI Non PNS dan PAI Fungsional di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi terkait pentingnya gerakan moderasi beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Semoga para PAI bisa melaksanakan tugasnya dalam memberikan penerangan dan pencerahan pada masyarakat terutama terkait dengan pengarusutamaan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan khususnya di Kota Bukittinggi,” harapnya.
Selain Kakankemenag, hadir sebagai narasumber, yaitu Kepala Kesbangpol Kota Bukittinggi, Dekan Fakultas Hukum Muhammadiyah Sumatera Barat Bukittinggi, dan Pimpinan Ma’ad Aly Parabaek Ustadz Ilham.
(syafrial-Kemenag Bukittinggi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



