Jakarta, Bimas Islam --- Kakankemenag Kabupaten Donggala, Rusdin mengajak kepada penyuluh agama Islam dan penghulu untuk menanamkan kepada masyarakat bahwa paham moderasi beragama harus dimulai dari keluarga.
“Penghulu dan penyuluh harus mengedukasi masyarakat tentang keluarga sebagai wadah pertama mengajarkan agar terhindar dari paham-paham radikalisme,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima bimasislam, Selasa (31/5).
Rusdin mengatakan, orangtua harus mampu menumbuhkan nilai-nilai toleransi beragama terhadap anak mulai dari hal yang kecil, seperti empati, sikap mau mendengarkan, dan berkomunikasi secara efektif.
“Hubungan yang baik antara anak dan orang tua mampu menumbuhkan nilai-nilai toleransi beragama,” ujarnya.
Selain itu, Rusdin mengingatkan kepada orang tua untuk menjaga anak dari kemajuan teknologi yant mencemaskan. Orang tua diharapkan mampu menyaring informasi yang masuk kepada anak-anak melalui media sosial.
“Harus menumbuhkan komunikasi yang baik antara anak dan orang tua untuk mengatasi permasalahan yang timbul akibat teknologi digital,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



