Banten, Bimas Islam --- Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag RI menggelar Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Berbingkai Moderasi “Personal Narative Writing” seri dua di Le Dian Hotel, Banten, Senin, (22/2).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Banten, A Bazari Syam, didampingi Kasubdit Kepustakaan Islam Abdullah Alkholis. Kegiatan ini dihadiri oleh 60 orang peserta perwakilan Penyuluh Agama Islam (PAI) PNS dan non PNS, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Bazari mengatakan, meskipun dalam situasi pandemi Covid-19, segala mobilitas dan aktivitas dikurangi, namun semangat untuk selalu berbuat baik, dan perilaku produktif harus tetap berjalan.
“Saya menyambut baik apa yang dilakukan Sub Direktorat Kepustakaan Islam Direktorat Urais Binsyar hari ini. Di tengah segala aktivitas dibatasi, maka salah satu alternatif untuk tetap menyampaikan nilai-nilai kebaikan adalah dengan menulis. Namun sayangnya, tidak semua orang bisa menulis,” katanya
Menurut Bazari, tidak semua orang diberi keistimewaan mampu menyampaikan gagasan melalui tulisan. Namun kemampuan menulis bisa dilatih.
“Andaikan tidak ada yang menulis tentang ilmu, maka tidak akan ada pengetahuan di muka bumi ini. Kata Sayyidina Ali bin Abi Thalib Qoyyidu Al-Ilm bi Al-Kitab yang artinya ikatlah ilmu dengan tulisan. Hakikatnya, menulis merupakan upaya untuk melestarikan dan mewariskan budaya intelektual bagi generasi berikutnya,” paparnya
Di depan peserta Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Berbingkai Moderasi, Bazari berharap agar tidak perlu takut saat memulai menulis secara variatif dan menarik. Apalagi tulisan terkait moderasi beragama yang saat ini amat dibutuhkan.
“Tulisan yang disajikan dengan bahasa yang sederhana, sarat makna, dan mudah dicerna, sehingga moderasi beragama dan nilai-nilai keberagamaan mudah dipahami, dan toleransi beragama semakin bisa diterima oleh semua orang,” paparnya.
(Anty)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



