Bengkulu, Bimas Islam --- Kakanwil Kemenag Bengkulu Zahdi Taher berpesan kepada seluruh amil di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Lampung untuk memiliki prinsip pengelolaan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) secara transparan, bertanggung jawab dan amanah.
“Untuk menjadi daya tarik muzaki tentu memiliki prinsip kerja legalitas, transparan, bertangguang jawab, dan amanah. Hal tersebut menjadi modal utama bagi menumbuhkan kepercayaan masyarakat," katanya melalui keteranganya di Bengkulu, Kamis (27/5).
Zahdi mengatakan siap bersinergi dan berkolaborasi dengan pengurus UPZ, mengoptimalkan dan meningkatkan potensi serta menyukseskan program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS kepada mustahiq penerima zakat.
"Ini semua juga dalam rangka memberikan layanan terbaik bagi muzaki dan mustahik," ujarnya.
Zahdi juga mengatakan, pihaknya siap membantu dalam menyusun program kerja skala prioritas, terutama dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS dengan membentuk UPZ di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal.
"UPZ yang telah dibentuk untuk membantu melaksanakan penghimpunan dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terutama PNS di masing-masing OPD," pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



