Bengkulu, Bimas Islam --- Kakanwil Kemenag Bengkulu Zahdi Taher berpesan kepada seluruh amil di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Lampung untuk memiliki prinsip pengelolaan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) secara transparan, bertanggung jawab dan amanah.
“Untuk menjadi daya tarik muzaki tentu memiliki prinsip kerja legalitas, transparan, bertangguang jawab, dan amanah. Hal tersebut menjadi modal utama bagi menumbuhkan kepercayaan masyarakat," katanya melalui keteranganya di Bengkulu, Kamis (27/5).
Zahdi mengatakan siap bersinergi dan berkolaborasi dengan pengurus UPZ, mengoptimalkan dan meningkatkan potensi serta menyukseskan program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS kepada mustahiq penerima zakat.
"Ini semua juga dalam rangka memberikan layanan terbaik bagi muzaki dan mustahik," ujarnya.
Zahdi juga mengatakan, pihaknya siap membantu dalam menyusun program kerja skala prioritas, terutama dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS dengan membentuk UPZ di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal.
"UPZ yang telah dibentuk untuk membantu melaksanakan penghimpunan dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terutama PNS di masing-masing OPD," pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



