Bandung, Bimas Islam -- Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat (Jabar), Ajam Mustajam mengatakan, zakat mal yang disalurkan umat muslim melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ), akan memberi dampak positif dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Menurutnya, melalui lembaga profesional, penyaluran dana zakat akan tepat sasaran. Demikian disampaikan Ajam dalam Rapat Koordinasi Lembaga Amil Zakat Provinsi Jawa Barat, Senin (27/3/2023) di Aula Kanwil Kemenag Jabar, Kota Bandung.
“Dengan angka 10 persen saja (umat muslim yang menyalurkan zakat melalui LAZ), bisa begitu besar dampaknya, apalagi lebih dari itu,” ujarnya.
Menurut Ajam, jika dana zakat dikelola dengan baik dan akuntabel, dengan sendirinya masyarakat akan merasakan manfaatnya.
“Efektivitasnya akan terasa dalam beberapa tahun ke depan. Masyarakat akan tahu begitu besar manfaatnya. Jika kita berusaha untuk memasyarakatkan penyaluran zakat, masyarakat akan terpengaruh dan berbuat kebaikan. Oleh karena itu mari kita buktikan dulu sifat terpercaya,” tuturnya.
Ajam juga mengimbau secara khusus kepada umat muslim yang akan melaksanakan ibadah haji, untuk menyalurkan zakatnya melalui LAZ. Dikatakannya, pemerintah tengah mempersiapkan penguatan ekosistem zakat mal.
“Sejauh ini, yang sudah dilakukan adalah membuat imbauan agar mereka menitipkan infaknya. Zakat mal belum terbentuk ekosistemnya, sehingga masih lemah," jelasnya.
Ajam menuturkan, zakat merupakan perintah Allah yang tercantum dalam al-Qur’an dan hadis, sedangkan pengelolaan dana zakat diperkuat oleh ilmu fikih. Karenanya, pemerintah memfasilitasi kewajiban umat Islam tersebut dengan menghadirkan LAZ sebagai lembaga pengelola zakat yang kompeten dan terpercaya. Ajam juga menyebut, tata cara zakat telah ditentukan negara melalui PP No. 14 Tahun 2014.
Maka, imbuh Ajam, pengumpulan dan penyaluran dana zakat yang dilakukan LAZ memiliki landasan hukum dan peraturan yang jelas, serta memiliki pertanggungjawaban.
Ajam juga mengatakan, jika Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berjalan sinergis, maka akan menghasilkan pendistribusian dana sosial keumatan yang berkualitas.
“Jika BWI dan BAZNAS berjalan efektif, lalu bersinergi dan berkolaborasi satu sama lain, maka pendistribusian zakat setiap tahunnya akan berkualitas,” jelasnya.
Rapat Koordinasi Lembaga Amil Zakat Provinsi Jawa Barat diikuti para pengurus dan perwakilan LAZ Jawa Barat.
Ba/Mr



