Aceh, Bimas Islam --- Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh menggelar rapat Sinkronisasi Program Kerja Bimas Islam Tahun Anggaran 2021.
Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Iqbal berharap rapat ini dapat menyelesaikan beberapa hal yang sering muncul di lapangan.
"Kami berharap kerja Bimas Islam bisa lebih maksimal lagi, misal dalam hal memberikan layanan pada masyarakat," katanya saat membuka rapat, Kamis (11/02).
Dia mengatakan memang ada beberapa kasus yang masih terjadi di lapangan, misalnya pernikahan yang tidak memenuhi syarat, yang kita bisa terus pantau dan mencari solusinya.
"Persoalan masyarakat bisa menjadi bahan evaluasi kita bersama," ujarnya.
Selain itu, Kakanwil mengajak seluruh jajarannya bisa terus memantau pengeluaran buku nikah pada masyarakat sesuai prosedurnya.
"Kita mengharap juga adanya pemantauan yang terus-menerus para pegawai di lapangan, bagian dari para pegawai di Kemenag, seperti penyuluh, yang juga tanggung jawab kita. Ini titik perhatian kita, sehingga tidak ada yang tidak bisa bekerja secara maksimal," tuturnya.
Terakhir, Kakanwil berpesan perlunya sinkronisasi Penyuluh, KUA, dikaitkan dengan penganggaran dan perencanaan. Jangan sampai bulan-bulan berlalu, hingga akhir tahun, sinkronisasi tak selesai-selesai, selalu dalam tahapan sinkronisasi.
(Kanwil Kemang Aceh)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



