Tangerang, Bimas Islam --- Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Nanang Fatchurochman mengatakan, kemajuan teknologi informasi harus bisa dimanfaatkan untuk menyebarkan kebaikan, salah satunya menyebarkan paham moderat dan menangkal hoaks yang bertebaran di media sosial.
“Saya yakin penghulu-penghulu di Banten yang jumlahnya ada 310 itu bisa menguasai media sosial. Ayo kita sampaikan kepada masyarakat hal-hal yang baik dan positif, sampaikan apa itu moderasi beragama, tangkal hoaks,” ujar Nanang dalam sambutannya pada kegiatan Peningkatan Kapasitas Penghulu Berbasis Moderasi Beragama di Tangerang Selatan, Sabtu (29/8).
Nanang meminta penghulu untuk aktif menyebarkan paham moderat. Menurutnya, media sosial menjadi salah satu wadah yang efektif untuk menyampaikan paham moderat kepada masyarakat karena hampir semua kalangan di Indonesia mengakses media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan sebagainya setiap harinya.
“Sampaikan kepada masyarakat informasi yang baik dan benar. Memang cukup sulit untuk berjalan di tengah-tengah, tidak menyimpang ke kiri maupun ke kanan. Ini sebagai bentuk pelayanan prima kita karena penghulu yang tahu bagaimana kondisi masyarakat. Jangan sampai penghulu sebagai garda terdepan Kementerian Agama justru ikut menyebarkan informasi hoaks,” ujarnya.
Nanang menegaskan, penghulu sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mendukung setiap program yang dikeluarkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama. Ia meminta penghulu jangan sampai terjebak pada pemahaman keagamaan yang miring kanan maupun miring kiri.
“Program-program pemerintah, khususnya di Kementerian Agama tidak muncul begitu saja. Tetapi sudah melewati diskusi mendalam. Saya percaya para penghulu bisa memberikan dakwah yang sejuk di tengah masyarakat untuk merawat kerukunan umat beragama. Jangan terbawa arus dengan dengan informasi hoaks yang berkembang,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



