Jakarta, Bimas Islam --- Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Cecep Khairul Anwar mengatakan, fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat bersujud atau beribadah kepada Allah SWT, tetapi masjid juga harus menjadi pusat penguatan moderasi beragama.
Hal itu diungkapkan Cecep saat memberikan sambutan pada acara Pembinaan Kemakmuran dan Standarisasi Masjid bertema ‘Aktualisasi Peran dan Fungsi Masjid Sebagai Pembinaan Umat’ di Fave Hotel Cililitan, Jakarta Timur, Senin (22/11/2021).
“Di dalam masyarakat yang majemuk, seperti Indonesia, masjid dapat difungsikan untuk memberikan dakwah yang bersifat menyejukkan dalam praktik kehidupan sehari-hari, serta tempat strategis untuk menyemai nilai-nilai sikap moderat dalam beragama,” ungkapnya.
Cecep melanjutkan, moderasi beragama harus menjadi modal dasar membangun relasi sosial keagamaan yang erat dan produktif. Baik tujuan agama itu sendiri, maupun tujuan kebangsaan secara luas.
Menurutnya, banyak sekali fungsi masjid yang bisa digunakan umat muslim untuk membahas berbagai persoalan keumatan. Masjid sebagai jembatan yang menghubungkan antara umat manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia.
“Bahkan ketika zaman Rasulullah masjid itu fungsi sosialnya lebih besar. Karena inti di dalam ajaran Islam pun, ibadah sosial itu lebih besar dari pada ibadah pribadi. Misalnya kalau kita salat sendirian dengan berjemaah tentu pahalanya juga berbeda,” kata Cecep.
Pada acara yang digelar Kanwil Kemenag DKI Jakarta itu, Cecep meminta DKM se-DKI Jakarta untuk bersinergi dan melakukan inovasi, agar masjid semakin banyak jemaahnya dan menyenangkan umat.
“Sesungguhnya, masjid selalu terkait dengan kualitas umat. Oleh karena itu mari jadikan masjid sebagai benteng perubahan bagi umat Islam menuju kualitas kehidupan rohani, moral, dan kehidupan sosial yang lebih baik,” pungkasnya.
Hadir pada acara tersebut, Kepala Seksi Kemakmuran Masjid Ditjen Bimas Islam Fakhry Affan, dan diikuti oleh perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid se-DKI Jakarta.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



