Gorontalo, Bimas Islam --- Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) Provinsi Gorontalo dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Syafrudin Baderung di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Senin (1/11/21). Dalam sambutannya, Syafrudin mengajak lembaga penyiaran selektif dalam mengundang penceramah agama.
"Teman-teman di lembaga penyiaran hendaknya selektif dalam memilih penceramah agama untuk mengisi acara," harap Syafrudin.
Syafrudin menjelaskan, tindakan selektif dilakukan mengingat tidak semua penceramah agama memiliki kompetensi yang mumpuni. Salah satu kompetensi yang penting dimiliki penceramah agama, lanjut Syafrudin, adalah wawasan kebangsaan.
"Tidak semua penceramah dan pemuka agama memiliki kompetensi tentang wawasan beragama, berbangsa, dan bermasyarakat," tambahnya.
Dalam kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan ini, Syafrudin juga menyampaikan pentingnya menjadi influencer dibanding followers.
"Sebagai penyiar dan lembaga penyiaran, hendaknya juga kita berupaya untuk menjadi influencer, bukan sekadar followers," pungkas Syafrudin.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



