Semarang, Bimas Islam --- Jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah menggelar acara halal bihalal secara daring melalui teleconference bersama seluruh satuan kerja di 35 Kabupaten/Kota, Selasa (18/5).
Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Musta’in Ahmad menyampaikan pesan pentingnya menjalani kehidupan di masa pandemi. Ia meminta jajarannya menjadikan agama sebagai panduan utama untuk menghadapi kondisi pandemi supaya tetap menjadi teladan bagi banyak orang.
“Sebab orang lain mengerti tentang agama kita tidak melalui kitab suci kita, tetapi melalui sikap, ucapan, dan perilaku kita. Sebagaimana juga nasihat para ulama, terkadang kemuliaan agama itu tertutup oleh perilaku umat beragamanya," papar Musta’in.
Musta’in berpesan agar jajarannya memiliki kesadaran untuk meningkatkan sense of crisis terhadap pandemi, sehingga agama harus tampil sebagai pemandu yang baik ketika menghadapi pandemi.
"Pendek kata, persoalan yang kita hadapi haruslah sesuai dengan panduan nilai-nilai agama. Dengan menggunakan semangat Idulfitri, dimana kita kembali pada fitrah sebagai umat beragama," imbuhnya.
Musta’in juga mengajak seluruh jajaran untuk mensukseskan hajat besar Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah untuk mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



