Bandung, Bimas Islam --- Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Ajam Mustajam mengatakan, layanan di Kantor Urusan Agama (KUA) yang telah direvitalisasi harus berkualitas dan profesional. Menurutnya, KUA merupakan unit penting Kementerian Agama di tengah masyarakat.
Hal ini disampaikan Ajam dalam sambutannya pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Bagi Penghulu, Penyuluh KUA Revitalisasi Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten di Hotel Novotel Bandung, Kamis (14/7).
“KUA revitalisasi tidak lagi digambarkan sebagai kantor urusan asmara, tetapi benar-benar efektif untuk layanan KUA dengan kualitas yang prima dan profesional. Apalagi, layanan di KUA tidak hanya seputar kebimasislaman, tetapi ada juga layanan bimbingan manasik haji dan umrah,” ujarnya.
Di Jawa Barat, Ajam mengungkapkan, pada 2021 ada sebanyak 14 KUA yang direvitalisasi. Sementara pada 2022 jumlahnya bertambah menjadi 33 KUA. Dia berharap, seluruh KUA di wilayah Jawa Barat bisa merasakan program revitalisasi.
“Di Jawa Barat ada 138 KUA yang tercatat atas nama Kementerian Agama dari 627 kecamatan. Mudah-mudahan semuanya bisa direvitalisasi sehingga kualitas dan kuantitats layanannya semakin meningkat,” katanya.
Hadir pada Bimtek tersebut Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag Adib, Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Ismail Fahmi, serta Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Akmal Salim Ruhana.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



