Kendari, Bimas Islam --- Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Zainal Mustamin mendorong BAZNAS dan BWI mengoptimalkan program pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat dan wakaf produktif. Hal ini disampaikan Zainal dalam peresmian KUA Percontohan Ekonomi Umat di Kota Kendari, Jumat (1/7/2022).
"Karena sangat ironis, di negara yang begitu religius, namun kita masih belum mampu berdaya secara ekonomi. Untuk itu, program seperti ini perlu diperluas lagi cakupannya," ujar Zainal.
Zainal mengatakan, potensi zakat dan wakaf di Indonesia yang sangat besar dapat menjadi instrumen perbaikan kesejahteraan umat Islam. Menurutnya, hal ini akan terwujud dengan kerja sama dan kolaborasi seluruh stakeholder terkait.
"Semoga program pemberdayaan masyarakat yang dimulai di KUA Kecamatan Kendari Barat ini, dapat menyebar dan menjangkau lebih banyak masyarakat di Sulawesi Tenggara," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Kota Kendari, M. Lalan Jaya menyampaikan, melalui program revitalisasi KUA akan memperluas tugas pokok dan fungsinya sebagai etalase Kemenag di tingkat Kecamatan.
"Program KUA Percontohan Ekonomi Umat sangat strategis karena manfaatnya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



